Nunuh Posmanu, 12 Februari 2026_Dalam upaya mendorong peningkatan mutu perpustakaan sekolah Menengah Pertama agar sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan (SNP), Bidang Pembinaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) melaksanakan kegiatan pembinaan perpustakaan bagi Tenaga Pengelola di SMP Negeri Nunuh Posmanu pada hari Kamis, 12 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis pemerintah daerah dalam mendukung penguatan literasi di lingkungan pendidikan dasar dan Menengah. Tim pembina yang terdiri dari pustakawan ahli dan staf Dinas ARPUS Yaitu: - Bapak Johnis Boyfrit Tefa, SH. Selaku Sekretaris ARPUS KAB. TTS. - Ibu Tio Santa S. Aritonang, S.IIP-
Pak Fredik F. Nenohalan melakukan pendampingan langsung kepada pengelola perpustakaan sekolah, dengan fokus pada aspek-aspek penting yang diatur dalam Standar Nasional Perpustakaan, Tindakan dalam kegiatan ini akan terus dilakukan secara bertahap di sekolah-sekolah lain di TTS, guna menciptakan pemerataan akses literasi dan peningkatan mutu pendidikan serta Peningkatan kompetensi tenaga perpustakaan melalui bimbingan teknis pengelolaan pustakaan. (Ujar Bapak; Johnis Boyfrit Tefa, SH) Sementara itu, Tio Santa Aritonang, S. Ip menjelaskan bahwa dalam Pengolahan bahan pustaka terdiri dari penyelesaian fisik dengan memasang kantong buku, kartu buku, kartu kendali dan slip tanggal kembali di bagian belakang buku untuk sistem sirkulasi manual. Kantong Buku dapat berfungsi sebagai wadah atau tempat, sedangkan Kartu Buku berisi nomor panggil, judul, pengarang yang dapat digunakan untuk mencatat identitas peminjam buku, memantau posisi, dan frekuensi peminjaman koleksi. Pembuatan Kartu Buku: Berisi informasi data (Nomor Panggil/Klasifikasi, Pengarang, Judul Buku, dan Nomor Induk/Regester) yang disebut sebagai Bibliografi Ringkas. Pembuatan Wadah atau kantong buku dapat menggunakan kertas/karton yang ditempel di sampul bagian dalam belakang buku untuk menyimpan kartu buku. Pembuatan Date Slip (Slip Tanggal Kembali): Lembar tanggal yang ditempel di depan kantong buku, berfungsi untuk menginformasikan batas waktu pengembalian kepada peminjam. Cara Pemasangan yaitu: menggunakan Lem dan ditempelkan pada kantong buku serta date slip pada sampul bagian dalam belakang buku secara rapi. oleh karena itu Fungsi Kantong dan Kartu Buku adalah: Sirkulasi yaitu Alat kontrol utama untuk mengetahui siapa peminjam, kapan buku dipinjam, dan kapan harus kembali. Dalam perpustakaan terdapat Statistik yang berfungsi Membantu pengelola dan pengurus pustakawan untuk mengetahui seberapa sering buku tersebut digunakan (frekuensi peminjaman) serta Manajemen untuk Memudahkan pencatatan koleksi yang sedang tidak ada di rak buku. Proses ini dilakukan setelah tahap inventarisasi (penyetempelan) dan katalogisasi, sebagai bagian dari penyelesaian fisik sebelum buku siap dijajarkan atau disusun di rak (shelving). Pengelola juga wajib melakukan penyusunan dokumen administrasi, pelaporan, dan rencana pengembangan perpustakaan. Dengan adanya kegiatan pembinaan yang telah dilakukan pembekalan kapada pengelola perpustakaan, kita berharap pengelola dan pihak sekolah lebih memperhatikan keberlangsungan perpustakaan demi mendukung proses belajar mengajar di sekolah. Pengelola sangat antusias dalam penyampaian materi dan pratik oleh Tim Pembinaan. Dalam sesi praktik, pemateri memberikan tugas praktik secara langsung kepada pengelola yang ikut dalam kegiatan tersebut terkait kantong buku, kartu buku dan kartu kendali ini dapat dipraktikan pengelola perpustakaan SMP Negeri Nunuh Posmanu yang dikontrol oleh pak Fredik F. Nenohalan, Dinas ARPUS kab. Timor Tengah Selatan. Kepala SMP Negeri Nunuh Posmanu bersama dewan guru menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Timor Tengah Selatan. "Kami berharap melalui pembinaan ini, perpustakaan sekolah kami yang jauh dari kota dan berada di Pedesaan dapat berkembang menjadi pusat sumber belajar yang aktif, menyenangkan bagi siswa dan mendapat perhatian kusus dalam fasilitasi membaca dan belajar," (ujar: Jemrif Nome, S.Pd ., M.Pd., Gr). Kegiatan pembinaan perpustakaan ini sangat bermanfaat dan berguna bagi sekolah terutama kami sebagai pengelolaan perpustakaan SMP Negeri Nunuh Posmanu untuk lebih menigkatkan minat baca peserta didik karena bagi saya perpustakaan merupakan jantung pendidikan di lingkungan sekolah. Pengelolaan perpustakaan yang baik dan teratur memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta menumbuhkan budaya litersi dikalangan peserta didik serta pengelolaan perpustakaan dalam penyampaian materi tidak hanya sebatas menyimpan dan meminjamkan buku tetapi juga mencakup penataan koleksi yang sistematis, pencatatan administrasi yang rapih, pelayanan yang ramah serta penyediaan ruang baca yang nyaman dan kondusif. Dengan manejemen yang baik Peserta didik mudah menemukan bahan bacaan yang sesuai dengan kebutuhan belajar mereka . Sebagai manfaat: 1. Meningkatkan minat baca peserta didik, karna koleksi buku tertata rapi dalam perpustakaan 2. Mendukung proses pembelajaran, dengan menyediakan referensi yg relefan dan terbaru. 3. Melatih kemandirian siswa dalam mencari dan memanfaatkan sumber informasi 4. Meningkatkan prestasi siswa dalam membaca karena terbiasa dalam memperluas wawasan membaca. Oleh karna itu , penting bagi setiap sekolah untuk terus meningkatkan sistem pengelolaan perpustakaan demi menciptakan generasi yang cerdas, kritis dan gelar membaca. (Ujar Pengelola: Yuliana Banbaok, S. Pd., Gr). Perpustakaan Sebagai pusat sumber belajar, peningkatan literasi Numerasi dan budaya membaca bagi peserta didik disekolah serta dilingkungan masyarakat. Untuk itu, menurut saya pembinaan ini sangat berguna dan sangat penting dalam: "Pengembangan perpustakaan di massa depan" akan berbasis digital namun budaya membaca harus terus kembangkan disekolah. (Pengelola: Rodiana E. M. Tse). "JADIKANLAH PERPUSTAKAAN SEBAGAI TEMPAT BELAJAR MENYENANGKAN" BACA YUK...! PENULIS: ARIS CH. TAMONOB, S. Pd., Gr.